Dalam post yang sebelumnya, saya telah menjelaskan seperti apa usability testing.

Nah, saat ini kita akan belajar salah satu cara melakukannya, yaitu dengan pendekatan statistik.


Comparing a Completion Rate to A Benchmark

Metode ini membandingkan seberapa banyak user yang berhasil atau gagal mengerjakan suatu task.
Task di sini sangat spesifik, misalnya task membeli item dengan koin, task mengganti pakaian / penampilan karakter, dan sebagainya.

Ada dua tipe dari metode ini, small sample test dan large sample test


Small sample test

Seperti namanya, small sample test digunakan untuk test usability dengan jumlah sampel yang sedikit. Cocok digunakan untuk kamu yang solo, atau punya keterbatasan dana.

Metode small sample test dilakukan jika jumlah sampel kurang dari 30 orang.

Rumus nya sebagai berikut :

Jeng jeng jeng !!!!!

Bingung?

Saya juga. Hahaha

Kita menggunakan teknik statistik bernama distribusi binomial dengan :

  • x = jumlah user yang berhasil melakukan task
  • n = jumlah sampel

Nah, buat yang gak kuat matematikanya, kamu cukup memanggil fungsi Excel binomdist()

CONTOH 1

Sebanyak 8 dari 9 user berhasil menyelesaikan sebuah task.

Berapa kemungkinan bahwa minimal 70% user bisa menyelesaikan task yang sama?

Kita hitung dengan rumus yang tadi, sehingga hasilnya :

KESIMPULAN HASIL

0.1556 + 0.04035 = 0.1960

Kemungkinan 8 dari 8 user berhasil melakukan suatu task adalah :
(1 - 0.1960) * 100 = 80.4%

Terdapat 80.4% kemungkinan bahwa 70% user berhasil melakukan task tersebut.

CATATAN :
  • not suitable for production. Hasil ini bukan data yang mutlak, namun jika hasilnya menurutmu baik, hal ini cukup menunjukkan bahwa kamu bisa meningkatkan UX untuk hal yang lain

.

  • rumur probabilitas yang dipakai disebut exact probability. namun hal itu bukan karena exactly correct, namun karena memberikan hasil yang exact, bukan approximated.

  • jika dipakai berkali-kali cenderung konservatif


Large sample test

Masih sama dengan yang sebelumnya, kita masih memfokuskan berhasil atau tidaknya user menyelesaikan suatu pekerjaan.
Bedanya, large sample test bisa digunakan jika minimal ada 15 kali berhasil, dan 15 kali gagal

Sekali lagi,
yang dihitung jumlah berhasil/gagalnya, bukan sampelnya.

Rumusnya sebagai berikut :

Sayangnya, gak ada rumus excelnya. CMIIW.

CONTOH 2

Sebanyak 85 dari 100 user berhasil melakukan suatu task.

Bisakah disimpulkan bahwa minimal 75% user bisa menyelesaikan hal yang sama?

KESIMPULAN

0.0105 * 100 = 1.05%

Ada kemungkinan 99% bahwa minimal 75% user bisa menyelesaikan task.


COMPARING A TASK TIME TO A BENCHMARK

Kalau tadi kita mengukur berhasil / tidak, kali ini yang kita ukur adalah waktu menyelesaikan task.

Rumus

CONTOH 3

Sebanyak 11 user berhasil menyelesaikan task dalam waktu :

90, 59, 54, 55, 171, 86, 107, 53, 79, 72, 157

Bisakah disimpulkan bahwa rata-rata waktunya adalah kurang dari 100 detik?

"Kok langkahnya banyak? Ngapain perlu dibuat gitu?" Duh, saya juga lupa. Maaf.
Tapi diikuti aja.

Lanjutkan penghitungan dengan rumus berikut :

dengan n adalah jumlah sampel.

HASIL

Kita bisa yakin bahwa 92.15% user dapat menyelesaikan dalam waktu kurang dari 100 detik.


Kesimpulan

Kita telah belajar bagaimana cara melakukan usability test yang murah dengan jumlah sampel yang lumayan sedikit.

Kita juga telah belajar bagaimana cara implementasinya.

Alat Bantu

Untuk membantumu melakukan usability test, kamu bisa menggunakan banyak alat prototyping di internet. misalnya Marvelapp, Proto.io, atau inVision


sumber gambar header :
datafloq.com