Pekerjaan seorang developer belum selesai setelah mengerjakan project. Tugas selanjutnya yang tak kalah penting adalah memasarkan, agar orang tahu dan memainkan game yang dibuat, sehingga mendapatkan revenue.

Sudahkah kamu memasarkan game secara maksimal?
Berikut tips untuk agar game kamu diketahui banyak orang.

Cari yang lagi viral

Ini dilakukan saat kamu lagi nyari ide, dan menurut saya cara yang cukup banyak berpengaruh.
Contohnya ya game Tahu Bulat laris manis karena momen yang tepat, waktu jajanan tahu bulat lagi booming booming nya.

Sama seperti tahu bulat, game Mbak Tin juga rame gara gara ini.

Nah, supaya gak ketinggalan trend, ada banyak tools di internet yang bisa kamu pakai.

Untuk SEO kamu bisa cari dari Google Trends, Word Tracker, dan lain-lain.

Bisa juga kamu memanfaatkan fitur Facebook Graph yang insight nya bisa kamu baca di sini.

Sebagai alternaltif kalau kamu tertarik, ada juga yang jualan tool The Graph yang bisa kamu beli seharga 250 ribuan. Kamu akan dapat akses lebih lengkap dan luas tentang apa yang lagi ngetren di seluruh dunia. Pembahasan lebih lengkap tentang itu bisa kamu baca di Tech In Asia

Ya emang sih perlu kreatifitas juga untuk mengolahnya menjadi game. Tapi seengaknya kamu jadi dapet bahan.

Model seperti ini banyak yang pakai lho

Misalnya lagi rame The Conjuring 2, lalu ada yang bikin game Valak Makan Tahu Bulat Nyoi .

Atau rame juga nih yang ngeshare tentang Lelaki Kardus, terus ada yang manfaatin kesempatan itu dengan bikin game Melawan Lelaki Kardus

Bikin Press Release

Press Release ini ditujukan kepada media, atau siapapun yang tertarik sama game kamu.

Press Release fungsinya buat apa?

sebagai penjelasan dan bahan media jika mereka tertarik untuk mengulas soal game kamu.

Gak perlu menunggu jadi untuk membuat press release. Trailer, atau demo juga cukup.

Biasanya, isi dari press release adalah sebagai berikut :

a.) tentang game
  • judul
  • platform
  • kapan rilis
  • screenshoot
  • demo / trailer
  • genre
  • gameplay
  • prestasi (menang apa kek gitu)
  • menariknya apa?
b.) tentang developer
  • siapa yang buat
  • berapa lama
  • kenapa
  • profil studio
  • link facebook, twitter, website
  • CP

tapi ingat, jangan ngambek kalau dapet komentar / review jelek ya

Oke udah, dikirim ke siapa?

Ke wartawan media-media. Tapi jangan asal, lihat media itu suka ulas game dengan genre atau platform apa.

Berikut kontak wartawan-wartawan yang saya tau :

  • Rizal Ziz (Nubi Games) : editorial@nubigames.com

  • Daniel William (Arcadesindo) : arcadesindo@gmail.com

  • Arya Wiryawan Wibowo (Tech In Asia) : aryawibow@gmail.com

  • Febrianto Nur Anwari (Duniaku) : febrizio@duniaku.net

Terkadang, ada juga media yang feature game kamu tanpa diminta. Seperti yang saya lakukan di game Valak dan Lelaki Kardus tadi. Hehe.

Gabung ke group-group facebook

Tujuannya biar lebih dekat sama user kamu. Banyak yang rame sih, misalnya group PC Gamer Indonesia, komunitas android, WP, dan lain-lain.

Gabung juga ke group GamedevID Promo untuk posting game buatanmu di sana. Kalau cukup menarik, bisa masuk ke Buletin Berita Game Indonesia di Tech In Asia Indonesia

Jalin Kerjasama

Jalin kerjasama gak cuma sebatas game developer lain, tapi bisa juga artis lokal, komikus, atau youtuber.

Salah satu contohnya game Garudayana Saga Ashura Hunter yang merupakan kerjasama antara Mojiken Studio dengan Is Yuniarto, komikus Garudayana Saga.

Kerjasama dengan youtuber juga menarik, karena sama sama menguntungkan. Game kamu dikenal oleh subscriber youtuber itu, dan youtuber nya juga dapet bahan buat video dia selanjutnya.

Cross promote dengan game developer lain

Hampir mirip dengan yang sebelumnya, kamu iklankan game teman2 kamu di game yang kamu buat, dan sebaliknya, game buatanmu juga akan di promote oleh teman kamu di gamenya.

Kalau gak salah Tahu Bulat juga menerapkan fitur ini. CMIIW. Gak main soalnya.

Manajemen Posting

Sebelum kamu posting-posting di sosial media, kamu research dulu kira-kira facebook itu rame di jam dan hari apa. Sesuaikan dengan target usermu (dari segi umur, gender, dll). Artikel tentang ini banyak di internet.

Set juga target audience facebook fanpagemu sesuai dengan mayoritas user dan tempat tinggalnya.

Kalau misalnya udah nemu waktu yang tepat, tapi takut gak bisa online saat itu, kamu bisa jadwalkan posting otomatis.

Kalau mau modal dikit, iklanin dengan boost post di facebook walaupun cuma sehari. Tarifnya bervariasi.

Buat Devlog

Kalau ini biasanya untuk project yang cukup gede dan lama. Fungsinya biar engagement tetap terjaga selama proses develop (biar gak lupa), dan jelasin seperti apa progress yang dilakukan.

Bisa dicontoh nih devlog game She milik Mojiken.

Cari Publisher

Kalau sudah dapet publisher, gak perlu repot-repot ngurusin marketing. Udah diurus sama publishernya.
Contohnya buku saya Bikin Game Tanpa Coding diterima oleh Andi Publisher. Setelah buku jadi ya tinggal santai-santai saja. (Loh kok malah promo)

Tapi ya gak semudah itu cari publisher, harus benar-benar tau karakteristik setiap publisher. Mulai dari bisnis model (bagi hasilnya gimana), sampai jenis game yang diterima (platform, genre,dll)

Kamu pun juga harus punya modal nama atau portfolio supaya mereka percaya dan kamu juga lebih unggul dari developer lain yang juga apply ke publisher yang sama.

Kalau kamu udah cukup PD, kamu bisa coba apply ke publisher mobile game di Indonesia, Gimku.

Pengetahuan tentang publisher ini bisa kamu baca artikel
Kuliah Om Jas di duniaku.net .

Integrasikan dengan Media Sosial

Salah satu cara yang paling umum adalah dengan share skor atau progress ke media sosial. Mereka yang tertarik pasti akan ikut ikutan main.

Bisa juga hal yang lain, misalnya ngelike fanpage untuk dapetin satu gem gratis.
Tinggal kreatifitas aja.


Nah, itu dia tips dari saya.
Semoga bisa membantu.
Punya saran lain?
Yuk tulis di kolom komentar!


sumber gambar header :
www.pic.cx