Tizen Store saat ini memanglah belum begitu bertenaga seperti rivalnya Google Playstore. Walaupun begitu, pengguna Tizen Store bisa dikatakan cukup banyak dan tentunya hal ini menjadi pertimbangan bagi setiap pengembang permainan/aplikasi untuk ikut serta dalam mempublikasikan permainan/aplikasi mereka di Tizen Store.

Samsung selaku pencetus sistem operasi Tizen untuk device mereka sendiri (Samsung Z1-Z4), sering melakukan berbagai promosi yang langsung ditujukan kepada pengembang permainan/aplikasi di setiap negara agar pengguna Tizen Store miliknya dapat terisi dengan game serta aplikasi yang bermutu, salah satunya promosi yang dilancarkan kepada pengembang di Indonesia setiap tahunnya.

Tahun ini Samsung kembali hadir dengan Challenge yang dapat meningkatkan jumlah aplikasi dalam Tizen Store mereka serta juga dapat menguntungkan bagi pengembang permainan/aplikasi di Indonesia.

Melalui platform Dicoding Indonesia, Samsung menyediakan berbagai challenge, salah satunya yang memang fokus untuk Tizen Store ialah Indonesia Next Apps 4.0 - Tizen Smartphone Challenge. Pada challenge ini, Samsung mencari 400 macam aplikasi dan permainan yang akan mendapatkan REWARD 2000 POINT DICODING bagi setiap aplikasi dan permainan yang diikutsertakan.
Tizen Store dikenal pula sebagai tempat aplikasi/permainan yang benar-benar mementingkan kualitas User Experience yang tinggi, oleh karena itu saat melakukan publikasi, kamu harus melewati terlebih dahulu tahap validasi/review. Biasanya proses validasi/review ini membutuhkan waktu 2-3 hari, cukup lama bagi kita untuk menunggunya. Oleh karena itu agar aplikasi/permainan kamu dapat lolos tahap validasi Tizen Store tanpa adanya revisi, sebaiknya perhatikan beberapa hal penting berikut :

Menjamin Tidak Adanya Bug/Error

Kamu harus memastikan bahwa tidak ada bug/error pada aplikasi yang kamu rancang, karena Tizen Store mengutamakan kualitas User Experience yang tinggi, sehingga mereka tidak dapat meloloskan aplikasi yang terdapat bug/error ini.

* Resolusi Layar yang Tidak Sesuai*

Kamu juga harus memastikan bahwa aplikasi yang kamu rancang sesuai dengan resolusi setiap device Samsung Z1-Z4, berikut ini resolusi dari masing-masing device

  • Samsung Z1 = 480x800 pixels
  • Samsung Z2 = 480x800 pixels
  • Samsung Z3 = 720x1280 pixels
  • Samsung Z4 = 480x800 pixels

Agar resolusinya dapat sesuai, sebaiknya mengikuti tutorial berikut ini (Coming Soon).

* Load Memory yang Terlalu Besar*

Karena benar-benar mementingkan User Experience, aplikasi/permainan yang kamu rancang akan diperhatikan oleh reviewer dari awal dijalankan hingga saat dihentikan, sehingga apabila aplikasi kamu memiliki load memory yang terlalu besar, bisa saja aplikasi kamu mengalami freeze screen pada saat loading.
Umumnya dalam Construct 2 yang membuat load memory terlalu besar ialah banyaknya audio yang terdapat pada folder Sounds. Tidak masalah apabila jumlah ukuran audio tidak mencapai 2MB, namun apabila lebih, maka sebaiknya menempatkan audio tersebut pada folder Music.

Tombol Navigasi Device

Kamu juga harus menerapkan fungsi tombol navigasi pada aplikasi kamu, seperti pada saat pengguna menekan tombol back/kembali, navigasi untuk keluar dari aplikasi, navigasi untuk mengecek apakah permainan sedang dijalankan atau sementara tidak dijalankan (suspend).
Agar kamu dapat menerapkan navigasi device dengan baik dan benar sebaiknya mengikuti tutorial berikut ini (Coming Soon)

Tag dalam Tizen Store

Pada saat kamu mengisi detail informasi mengenai aplikasi/permainan yang sudah kamu rancang di halaman Seller Tizen Store, sebaiknya tidak menggunakan Tag yang tidak ada unsurnya sama sekali dalam aplikai milikmu, contohnya tag COC, Clash of Clans, dan lain sebagainya.
Memang sebenarnya Tag itulah yang membuat aplikasi kamu dapat dengan mudah ditemukan oleh pengguna Tizen Store, karena memang Tag itulah yang sering dicari oleh para pengguna baru. Tapi kembali lagi kepada kamu sendiri, apabila memang ingin lolos Tizen Store, follow the rules.

Penggunaan Bahasa dalam Aplikasi

Ini merupakan hal terakhir yang cukup penting diperhatikan agar kamu dapat lolos tahap validasi Tizen Store, apabila aplikasi kamu menggunakan Bahasa Indonesia pada halaman Seller Tizen Store seperti gambar berikut ini
Maka bahasa yang kamu gunakan dalam setiap kalimat, perintah, dan lain-lain dalam aplikasi kamu juga harus menggunakan Bahasa Indonesia, sedangkan untuk penjudulan tidak masalah apabila kamu menggunakan bahasa lainnya.

Itulah keenam tips yang dapat saya berikan, apabila masih ada pertanyaan yang ingin kamu tanyakan, silahkan tanyakan melalui kolom komentar di bawah ini. Terima kasih ^_^

Artikel Pendukung